Rayakan 2 dekade karir, Float balik kembali dengan membawa Emily

Dua dekade berlalu, sebuah lagu terlahir kembali band independen Indonesia, Float, kembali dengan “Emily,” sebuah single yang menghanyutkan sekaligus menjadi penanda perjalanan dua dekade mereka di industri musik. Lagu ini, yang sempat hilang dalam proses kreatif beberapa tahun lalu, kini ditemukan kembali dan siap menyapa floatmates (sebutan untuk penggemar Float). “Emily” bukan sekadar lagu, melainkan sebuah ode untuk perubahan, sebuah tema yang begitu dekat dengan perjalanan Float selama 20 tahun. 

Liriknya yang puitis dan melodi yang menghanyutkan mengajak pendengar untuk merangkul ketidakpastian hidup dengan tangan terbuka. “”Emily’ adalah refleksi perjalanan kami. Kami ingin menyampaikan pesan bahwa perubahan adalah sesuatu yang pasti dan kekal, harus dirangkul,” ujar Hotma “Meng” Roni Simamora, vokalis Float. “Emily”: Sosok Misterius dalam Melodi yang Menghanyutkan Menurut gitaris Float, David, “Emily” adalah sosok peran yang mewakili individu yang sedang resah, sedih, bingung. 

“Setelah lirik sudah dilahirkan dari Meng, Emily adalah sosok peran dari individu yg sedang resah, sedih, dan apapun itu sebutannya. Tapi, untuk selalu diingat, pasti ada perubahan dalam kehidupan ini,” jelas David. Lagu ini sendiri memiliki format musik yang sederhana namun sarat makna. “Sederhana tapi dalam,” ungkap David. Perayaan 2 dekade dengan kejutan untuk Floatmates perilisan “Emily” menandai awal dari rangkaian proyek besar Float di tahun 2024. Selain album baru, Float juga akan menggelar acara spesial untuk merayakan ulang tahun ke-20 mereka, memberikan pengalaman tak terlupakan bagi para floatmates, penikmat musik, dan insan musik Indonesia. 

“Tahun 2024 adalah tahun yang istimewa bagi kami. Kami ingin merayakannya dengan memberikan karya-karya terbaik dan pengalaman tak terlupakan bagi para floatmates dan seluruh penikmat musik Indonesia,” tambah Meng. Float: lebih dari sekadar musik Float, band yang telah meraih penghargaan bergengsi seperti Abhinaya Trophy dan MTV Indonesian Movie Awards, kembali dengan karya terbaru mereka. Selama 20 tahun berkarya, Float juga memberikan kontribusi dalam perfilman. 

Selain itu, melalui acara Float2Nature di mana Float mengadakan konser intimnya di tempat- tempat yang berpotensi menjadi destinasi wisata, Float ikut berkontribusi dalam pariwisata nasional. “Emily” menandai evolusi baru dalam musik Float, terutama karena lagu ini diproduksi secara mandiri di Floatlab, studio milik mereka sendiri, yang membuat mereka lebih bebas bereksplorasi. “Melalui Emily, Float semakin dewasa dan semakin jujur dalam bermusik,” ujar David. “Emily adalah format musik yg sederhana tapi dengan lirik yg mendalam.” Timur, drummer Float, menambahkan, “”Emily’ beda, lagu-lagu Float belum ada yang judulnya nama orang. Pada berani out of the box, terutama Meng.”