Penyanyi belia Abby Graciela rilis mini album perdana

Tidak banyak penyanyi solo yang fokus berkarya sejak usia belia, biasanya mereka fokus mengikuti
kompetisi bernyanyi , dan tidak tertarik untuk berkarier pada perilisan karya lagunya sendiri. Tapi
sepertinya, ada pengecualian untuk gadis belia yang dikenal akrab dengan nama Abby Grachella ini .
Abby Grachella Wijaya , atau lengkapnya : Abigail Grachella Wijaya merupakan seorang female soloist
yang memulai kariernya di usia yang relatif muda : 14 tahun. Kesukaannya menyanyi yang pada awalnya
merupakan hobi,akhirnya mengantarkannya mengikuti berbagai kompetisi bernyanyi berskala lokal
regional maupun nasional dimana dia meraih gelar juara , dan merilis single pertamanya di 20 juni 2022
berjudul “ Benderang”. Singlenya ini dikerjakan secara serius oleh Dody Kurniawan dari Kugiran Blues
Rock Mr.Azman, dalam lagu ini dia bertindak sebagai composer,music director dan session
drummer.Single ini mendapat sambutan yang cukup baik oleh para pendengar musik pop di skena musik
Makassar.


Kesuksesan single pertamanya ini kemudian berlanjut pada perilisan E.P perdananya . E.P yang berisi 4
Lagu dan 1 Bonus track ini ,diberi judul : Strawberry Time, yang semua lirik dan notasi lagunya kembali
dipercayakan pada Dody Kurniawan. Strawberry Time dibuka dengan lagu “ Adam & Eve” lagu ini begitu
istimewa karena liriknya ditulis oleh teman teman dari Abby sendiri, sedangkan untuk notasi liriknya
diibantu dody. selanjutnya ada lagu “Retak” sebuah nomor ballad patah hati dengan iringan akustik-
piano berlirik puitis yang menceritakan perasaan patah hati yang mendalam dan ketidakmampuan untuk
move on dari kenangan masa lalu, selanjutnya ada lagu “Pulih” yang dikemas dengan vibes ballad
akustik gitar piano yang menceritakan keinginan untuk melepas masa lalu , walaupun dengan susah
payah dan berat hati.Dan sebagai Track penutup,dari E.P ini menyajikan kembali single “Benderang”
yang merupakan single pertama dari Abby dan sebagai bonus track ,semua lagu ini, dinyanyikan dengan
penjiwaan dan kualitas vocal yang luar biasa dari Abby Grachella .


Pemilihan judul “ Strawberry Time” ini merupakan representasi dari lagu lagu yang ada didalamnya ,
dimana lagu lagu dalam E.P ini memberikan gambaran momen jatuh cinta dan patah hati untuk pertama
kalinya : Analogi “ Strawberry Time “ sebagaimana buah strawberry yang cantik tapi ada yang manis dan
asam rasanya : sebagaimana masa muda dan momen bercinta yang tak lepas dari duka dan
bahagiaSecara lebih spesiifk .Di Jepang istilah “Strawberry Time” merujuk pada momen pasangan muda
yang pertama kali mulai berkencan dan telribat dalam hubungan yang mesra.


Proses pengerjaan album ini tidak membutuhkan waktu lama, hal ini tidaklah mengherankan mengingat
keterlibatan Jojo Laurentz sebagai vocal director untuk album ini , pengalamannya sebagai vocalis
dengan jam terbang mumpuni menjadi jaminan atas aransemen vocal dalam album ini, dia dengan
begitu baik mendirect vocal abby untuk bisa menginterpretasi lagu – lagu dalam E.P ini dengan begitu
baik.Semoga Album ini bisa membawa angin segar untuk skena musik Indonesia.