Kolabs ayah & anak, Jopie & Stevi Item

Terus tetap berkarya dan menjaga eksistensi selama lebih dari setengah abad, menggambarkan sosok seorang ayah ini menjadi panutan hingga menularkan talenta bermusiknya kepada anak-anaknya yang menjadi musisi terkenal mulai dari Audy Item, Yai Item dan Stevi Item.

Jopie Reinhard Item atau orang-orang mengenalnya dengan Jopie Item mempunyai ayah yang juga sebagai seorang tokoh jazz ternama pada masanya, yaitu Loddy Item. Jopie Item mempunyai kecintaan spesial terhadap alat musik gitar menjadikannya seorang gitaris terkenal.

Pada tahun 2007, Jopie Item mendapat tugas dari Musica Studio’s untuk mengerjakan album Eka Sapta berjudul “A Musical Journey of 3 Generations”. Dia mengerjakan project untuk rearrangement beberapa lagu yang dinyanyikan dan diinstrumentalkan seperti lagu “Putih- Putih Si Melati”, “Gambang Suling – Tirtonadi”, “Pileuleuyan – Euis” hingga “Jauh Di Mata”. Dimana lagu-lagu itu sangat populer pada tahun 1962 ketika dibawakan oleh band legendaris Eka Sapta.

16 tahun kemudian tepatnya di tahun 2023 ini, Jopie Item mendapat kehormatan dan kepercayaan kembali dari Musica Studio’s untuk membuat mini-album “Instrumental Jopie Item & Stevi Item” yang berisikan instrumental lagu-lagu populer dari Noah, D’Masiv, Geisha, Ebiet G. Ade, serta Stevan Pasaribu.

Kolaborasi ini spesial dan menjadi yang pertama di blantika musik Indonesia karena menghadirkan ayah dan anaknya ke dalam sebuah project instrumental dengan background musik mereka yang berbeda, yaitu jazz dan metal. Akan tetapi sukses menjadikan suatu persembahan kolaborasi yang sangat epic di tahun ini.

Jopie Item ungkapkan, “Bagi saya ini bukanlah suatu pekerjaan yang mudah dan ringan. Apalagi pihak Musica Studio’s menghendaki agar aransemen dari lagu-lagu tersebut dibuat tidak sama dengan aransemen aslinya. Tetapi saya berusaha sebaik apa yang dapat saya lakukan.”


Sementara di sisi lain, sang anak Stevi Item yang juga seorang gitaris sedang menjadi trend di balik keikutsertaannya di klub motor Prediksi. Penyuka musik metal ini pun tercatat pernah menjadi seorang gitaris untuk beberapa musisi tanah air, seperti Iwa K, bekerja sama bersama Andra membuat grup band bernama Andra & The Backbone, hingga fokus dengan
passion-nya dalam musik metal dan membentuk band bernama Deadsquad.

Stevi Item bertindak sebagai produser dalam project ini, single “Lumpuhkan Ingatanku” dari Geisha yang diciptakan oleh Roby Satria, menjadi lagu pembuka dalam mini-abum instrumental ini. Dimana lagu yang hits 10 tahun lalu ini telah ditonton lebih dari 116 juta kali dan telah di stream di Spotify sebanyak 22,5 juta kali.

Jopie Item dan Stevi Item membawakan aransemen lagu hits ini dengan experience yang berbeda, sehingga akan membawa pendengarnya mengalun mendengarkan petikan gitar dari sang legenda gitaris dan seorang musisi jazz ternama di Indonesia. “Untuk proses pengerjaanmini-album instrumental ini menghabiskan waktu sekitar 5 bulan.” ujar Jopie Item.

Stevi Item pun jelaskan bahwa kolaborasi ini sangat spesial dan istimewa sekali karena mereka berada di bidang yang sama. “Papa menginginkan punya album instrumental dan saya bercita-cita untuk mewujudkannya. Jadi sebagai bentuk bakti terhadap orang tua juga kepuasan sebagai musisi.” ungkap Stevi.

Stevi juga bercerita, “Hal unik dalam pengerjaan album ini adalah papa yang selalu merubah- rubah aransemen yang menurut dia pas. Tentu saja ini menjadikan waktu produksi menjadi lebih lama, tapi ini hal yang dimaklumi bagi setiap musisi. Selalu ada rasa tidak puas dan jadi tugasku untuk memberikan arahan agar tetap sesuai yang diinginkan papa dan waktu
produksi tidak terlalu lama dan berjalan lancar.” “Tujuan utama dari project ini pastinya untuk menghibur para penikmat musik terlebih lagi untuk gitaris dan juga penggemar band yang berada di ‘rumah musik’ Musica, tempat yang sangat spesial buat papa dan kami sekeluarga. Musik instrumental ini tidak ada lirik yang artinya semua orang bisa menikmatinya tanpa harus cocok atau tidak dengan isi lirik lagunya. Bukti juga men-design untaian nada-nada adalah dasar dari hal yang kita cintai ini, yaitu music. Kita bisa menikmatinya dengan hanya mendengar tanpa perdebatan karena notasi
adalah mutlak tidak terbantahkan. Apa yang dimainkan adalah apa yang didengar… just enjoy the music!” tambah Stevi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *