Jangar rilis “Adiksi”

Adiksi” rilis Jumat kemarin, merupakan single kedua milik kuartet Jangar asal Denpasar, Bali, ini yang dirilis pada 2023—setelah sebelumnya merilis single “Artileri” pada Juni lalu. 

Band yang diisi oleh Pasek Darmawaysya (drum), Rai Biomantara (bass), Gusten Keniten (vokal), dan Dewa Adi Sanjaya (gitar) ini menceritakan bahwa lagu “Adiksi” terinspirasi dari kelakuan segelintir warganet yang hanya dengan memiliki gawai di tangan tetapi bisa menjelma pahlawan, menginjak lawan dengan kombinasi huruf dan tanda baca. 

“Kita bisa menjelma menjadi siapa saja yang kita impikan. Menjadi algojo, menjadi hakim, bahkan tidak sedikit yang berusaha menjadi Tuhan,” ungkap Pasek. 

Ketika ideologi yang dipercaya mencoba dibelokkan oleh lawan, seketika itu juga akan dicoba luruskan kembali oleh kedua belah pihak. Tidak cukup dengan cacian dan makian, dilanjutkan dengan menguliti kehidupan mereka yang berseberangan dan ditutup dengan mengawal kasus hingga lawan masuk bui. 

“Tidak perlu takut dengan dangkalnya pemahaman, semua bisa jadi ahli. Cukup ketikkan kata kunci yang tepat, segala dasar pemikiran bisa kita temukan, tinggal salin lalu tempel!,” tutup Pasek.

Sama seperti “Artileri”, single “Adiksi” juga dikerjakan dan direkam oleh Jangar di Indra Lesmana Space di Gianyar, Bali. Studio rekaman milik musisi senior tanah air Indra Lesmana tersebut juga menjadi lokasi direkamnya keseluruhan album mini terbaru milik Jangar—berjudul Malam—yang rencananya akan dirilis pada 2024.