Fais Palintan tutup tahun dengan rilisan

Setelah merilis single ’Cinta, Rindu, & Kota’, solois Fais Palintan kembali mengeluarkan single terbarunya berjudul, ‘Ide Gila (Percuma)’ sekaligus menutup tahun 2023 kemarin. Single ini menjadi pengantar menuju karya yang saat ini dipersiapkannya dalam format album.

Fais Palintan merupakan seorang solois asal Parepare, Sulawesi Selatan, dia mulai gemar menulis dan menciptakan lagu setelah tamat bersekolah. Musik sudah menjadi temannya sedari umur 5 tahun. Saat ini Fais Palintan memilih berkarir sebagai solois setelah pernah bergabung dengan beberapa grup musik. Hal ini dikarenakan dia ingin mencoba hal-hal baru. Setelah tiga tahun terakhir dia berkarya dan telah merilis beberapa lagu, dia juga sempat menginisiasi tur mandiri yang selama dua tahun beruntun, dan saat ini pendengar Fais Palintan sudah tersebar di berbagai kota di Sulawesi Selatan.

Materinya tak pernah lepas dari sentuhan gitar akustik yang easy listening. Dia percaya bahwa musik yang diciptakannya adalah doa untuknya dan orang-orang disekitarnya. Pada masa-masa break dari panggung, Fais Palintan memilih fokus untuk menyelesaikan materi-materi selanjutnya yang kedepannya akan masuk ke dapur rekaman, termasuk single tersebut.

Single ‘Ide Gila (Percuma)’ ini memiliki latar belakang kisah tentang Fais sendiri, bagaimana sebenarnya dia melihat musuh-musuh dalam selimut itu adalah kemalasan yang terus berkelindan di dalam diri. Lagu ini tercipta di saat dirinya merasa bahwa dia memiliki banyak ide tapi tidak pernah dieksekusi dan
direalisasikan dengan nyata. Single tersebut juga sangat cocok untuk orang-orang yang menghadapi akhir tahun dengan berbagai macam resolusi-resolusi yang mereka miliki.

Single tersebut cukup memakan waktu dalam proses kreatifnya, memakan waktu hampir tiga bulan, di single ini juga Fais Palintan ikut melibatkan Fajar Setiawan, salah satu rekan bermusiknya untuk mengisi part gitar. Kemudian part piano diisi sang kakak yakni Axo Palintan yang juga bertindak sebagai music
director dari single ini. Sementara untuk proses perekamannya dilakukan di Teamelite Studio, Parepare, Sulawesi Selatan.

“Semoga single baru ini dapat diterima oleh pendengar dan penikmat musik tanah air,” lebih lanjut, “dan semoga lagu ini menjadi refleksi kita bersama bahwa apapun rencana-rencana yang kita miliki selama ini yang masih terjerembab di dalam diri itu bisa kita realisasikan. Oiya doakan semoga kedepannya saya dapat merilis karya dalam format album, nantikan ya.” ungkap Fais Palintan.