Dead Bachelors dan Pamungkas Bicara Kesedihan Dalam “Two Bottles of Wine”.

etelah sempat merilis single berjudul ‘It’s You’ bulan Juli kemarin, duo pop asal Jakarta Dead Bachelors yang terdiri dari Narendra Pawaka (Eda) dan Mario Pratama (Mario) kembali merilis sebuah single baru berjudul ‘Two Bottles of Wine’, yang turut menampilkan Pamungkas sebagai kolaborator.

Kilas balik 10 tahun yang lalu, Eda dan Pamungkas dulu tergabung dalam satu band bernama Potenzio. Mario dan Eda mengakui bahwa kalau kolaborasi bersama Pamungkas merupakan sebuah momen yang nostalgik bagi karir bermusik mereka.

Ketika ditanya mengenai tanggapan atas kolaborasinya bersama Dead Bachelors, Pamungkas merasakan sentimen yang sama seperti Mario dan Eda. Selain karena memang Pamungkas menyukai lagunya, Pamungkas merasa tertantang menemukan sisi yang berbeda dari Eda dalam lagu ini.

Terinspirasi oleh situasi kesendirian di masa pandemi tahun lalu, Mario dan Eda berharap lagu ini bisa menjadi teman bagi mereka yang sedang merasa kesepian. 

Single terbaru Dead Bachelors ‘Two Bottles of Wine (feat. Pamungkas)’  sudah bisa didengarkan di layanan streaming digital seperti Spotify, Apple Music, JOOX, Resso, YouTube Music, Langitmusik, Deezer dan lain-lain mulai 24 September 2021. Lagu ini juga didampingi oleh sebuah video klip yang disutradarai oleh Anton Ismael sebagai director. Video klipnya sudah bisa ditonton di kanal Dead Bachelors di YouTube.

Tentang Dead Bachelors

Narendra Pawaka (Eda) dan Mario Pratama (Mario) adalah penyiar radio dan pembawa acara yang tengah naik daun di Indonesia. Lama menjadi penikmat musik keduanya memutuskan untuk membentuk sebuah band dengan nama Dead Bachelors. Eda mengambil posisi sebagai vokalis, sekaligus penulis lagu, dan terkadang juga pemain ukulele pada duo ini, sementara Mario yang belum pernah memiliki pengalaman bermusik sama sekali diyakinkan bahwa dia mampu. Akhirnya Mario bersedia dan sampai hari ini dia masih terus belajar dan mengambil kursus drum.

Dikenal juga dengan nama Duo Budjang, Eda dan Mario memadukan banyak referensi musik dari lintas generasi dan juga genre untuk musiknya, dari mulai synth-pop era 80-an, old school rock 90-an sampai dengan pop terbaik 2000-an. Di tahun 2019 Dead Bachelors merilis single perdananya Truth or Dare dan disusuli oleh EP pertamanya New Lover. Pada bulan Maret 2020 Dead Bachelors merilis single nya A Kiss You Can’t Take Back yang merupakan single pertama menuju EP keduanya New Kid in Town.

Band yang sering menjuluki dirinya sebagai band start-up ini menunjukkan keseriusannya dalam bermusik dengan memiliki 10 lagu, 2 EP yang berhasil mereka rilis. Di tahun 2020 Dead Bachelors mendapatkan tiga nominasi pada ajang Anugerah Musik Indonesia (AMI) pada kategori Pendatang Baru Terbaik, Duo / Grup Kolaborasi Soul R&B Terbaik dan Duo / Grup Kolaborasi Urban Terbaik.Dengan musik dan pembawaannya yang fun dan terkadang terkesan komedik, Dead Bachelors berharap musik yang mereka keluarkan dapat menghibur bagi siapapun yang mendengarkannya. Namun bukan hanya sebagai penghibur, Dead Bachelors juga ingin musiknya dapat dimengerti dan juga relate dengan orang-orang dan dapat menjadi teman pendengarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *