Hipokrisi, Permainan Logika Dan Kenyataan

Tahun kemarin, tepatnya di gelaran Satellite Show Rock in Celebes kota Balikpapan, kami menyaksikan dan tertegun oleh tampilan live dari seorang pemuda Balikpapan dengan nama panggung ‘Sorang’. Percakapan kala itu dengan beberapa karib disana menerangkan bahwa ia adalah salah satu bakat besar sana yang termasuk idealis dan punya kepekaan tinggi atas karya-karyanya, sambil ebrharap apa nantinya yang akan disuguhkan Sorang akan menaikkan gengsi kota dan komunitas kreatif yang tumbuh pesat disana.


Minggu 17 Februari 2019, akhirnya Sorang merilis single baru dengan judul Hipokrisi.
Single ini merupakan lagu perkenalan Sorang untuk album pertamanya yang rencananya akan rilis April tahun ini, bercerita tentang sebuah konspirasi proses sebuah pembunuhan yang mana mereka mencoba membedah sebuah kasus ambiguitas fonetik menjadi nalar yang membuka titik terang mendekati objektif.

Diambil dari kisah nyata, penulis berasumsi bahwa Tuhan adalah pemilik kematian dan manusia memiliki hak, berdasarkan kematian manusia yang tidak lazim. Hmmm, cukup dark memang.

Medio 2017, awalnya Sorang didirikan oleh Erfan, solois asal kota Balikpapan yang pernah membuat band bernama Moury di tahun 2009. Dalam perjalanannya, Sorang sempat menelurkan sebuah EP bergenre free-folk (dark wave) yang berisikan 5 lagu dengan judul ‘Senandika’. Kemudian tingkat kematangan Sorang terus bergolak dan kembali mulai menemukan bentuk ideal dengan diriisnya ‘Hipokrisi’ dalam bentuk digital dan sudah bisa didengarkan di berbagai layanan streaming digital.

Sorang – Hipokrisi :
Tanggal Rilis : 17 Februari 2019
Label : Pantas Pentas Records
Katalog : PantasPentas_01
Produser : Erfan
Lirik dan lagu oleh Erfan
Additional Bass : Hafis indar
Additional Gitar : Azhar Gilang
Additional Drum : Rendi Mahardeni
Direkam di Studio Kua Etnika Yogyakarta oleh Ocit
Mixing dan Mastering di Sangkar Emas Studio oleh Anton Gendel
Ilustrasi oleh Dian Suci Rahmawati

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *